Bab 1 — Eksponen dan Logaritma

Satu kurva, dua wajah: tumbuh cepat atau meluruh pelan.

Wabah virus, koloni bakteri, peluruhan obat dalam tubuh, sampai bunga tabungan di bank — semuanya mengikuti bentuk yang sama: f(x) = ax. Geser angka a di bawah ini dan lihat kurvanya berubah wajah.

Laboratorium Kurva Eksponen

PERTUMBUHAN
x y
Bentuk fungsif(x) = 1.5ˣ
Nilai di x = 22.25
Nilai di x = 45.06
Sifat kurvaNaik semakin cepat
Eksponen · Bagian 1

Definisi Eksponen

Perkalian berulang dengan faktor yang sama akan sangat merepotkan jika ditulis panjang-panjang. Eksponen (bilangan berpangkat) adalah notasi ringkas untuk itu.

Definisi

Jika a bilangan real dan n bilangan bulat positif, maka an adalah hasil kali a sebanyak n faktor.

an = a × a × a × ... × a   (sebanyak n faktor)
Pangkat negatif
a-n = 1 / an
Pangkat pecahan 1/n
a1/n = a
Pangkat pecahan m/n
am/n = (a1/n)m
Contoh & PembahasanDefinisi Eksponen

Tentukan nilai dari 4³ dan 2⁻³.

4³ = 4 × 4 × 4 = 64
2⁻³ = 1 / 2³ = 1 / 8 = 0,125
Latihan Cepat

1. Nilai dari 5⁻² adalah…

Pembahasan: 5⁻² = 1/5² = 1/25.

2. Bentuk 31/2 sama dengan…

Pembahasan: pangkat 1/n identik dengan akar pangkat n, sehingga 31/2 = √3.
Eksponen · Bagian 2

Sifat-sifat Eksponen

Delapan sifat berikut membuat operasi pada bilangan berpangkat jauh lebih cepat dibanding menghitung perkalian berulang satu per satu.

1 · Perkalian sesama basis
aᵐ · aⁿ = aᵐ⁺ⁿ
2 · Pembagian sesama basis
aᵐ ÷ aⁿ = aᵐ⁻ⁿ
3 · Pangkat dari pangkat
(aᵐ)ⁿ = aᵐ ˣ ⁿ
4 · Pangkat dari perkalian
(ab)ᵐ = aᵐ · bᵐ
5 · Pangkat dari pembagian
(a/b)ᵐ = aᵐ / bᵐ
6 · Perkalian pangkat pecahan (basis sama)
am/n · ap/n = a(m+p)/n
Contoh & Pembahasan 1Sifat 1 & 2

Sederhanakan bentuk (2⁵ × 2³) / 2².

(2⁵ × 2³) / 2² = 2⁽⁵⁺³⁾ / 2²
= 2⁸ / 2²
= 2⁽⁸⁻²⁾ = 2⁶ = 64
Contoh & Pembahasan 2Pangkat Pecahan

Sederhanakan (x1/3)² × x4/3.

(x1/3)² × x4/3 = x2/3 × x4/3
= x(2/3 + 4/3) = x6/3
= x²
Latihan Cepat

1. Sederhanakan 3⁴ × 3³.

Pembahasan: basis sama → jumlahkan pangkat, 4+3=7, sehingga 3⁷ = 2.187.

2. Nilai dari (2³)² adalah…

Pembahasan: pangkat dari pangkat → kalikan pangkatnya, 3×2=6, sehingga 2⁶ = 64.

3. Bentuk sederhana dari a⁵ ÷ a² adalah…

Pembahasan: pembagian basis sama → kurangkan pangkat, 5−2=3, sehingga a³.
Eksponen · Bagian 3

Fungsi Eksponen

Fungsi eksponen memodelkan sesuatu yang berubah dengan laju sebanding dengan besarnya nilai saat itu — penyebaran virus, pertumbuhan bakteri, peluruhan dosis obat, hingga radioaktif.

Definisi
f(x) = n × ax

dengan a bilangan pokok (a > 0, a ≠ 1), n bilangan real tak nol, dan x sebarang bilangan real.

Pertumbuhan Eksponen

f(x) = aˣ, dengan a > 1

Nilai fungsi meningkat semakin cepat seiring x membesar. Contoh: pertumbuhan koloni bakteri, penyebaran virus di fase awal, kenaikan tabungan berbunga.

Peluruhan Eksponen

f(x) = aˣ, dengan 0 < a < 1

Nilai fungsi menurun mendekati nol namun tak pernah menyentuhnya. Contoh: peluruhan dosis obat dalam tubuh, peluruhan zat radioaktif, pantulan bola yang mengecil.

Simulator Pertumbuhan & Peluruhan

Interaktif

Atur nilai awal dan faktor pengali per langkah, lalu amati bagaimana grafiknya terbentuk — persis seperti mengamati koloni bakteri atau dosis obat dari jam ke jam.

f(n) = 100 × 2ⁿ
LangkahNilai f(n)
Contoh & Pembahasan 3Pertumbuhan Bakteri

Sebuah inang terinfeksi 30 bakteri yang membelah dua kali setiap 30 menit. Berapa banyak bakteri pada fase ke-10 (jam ke-5)?

Model: f(x) = 30 · (2ˣ), x = fase per 30 menit
f(10) = 30 · 2¹⁰ = 30 × 1.024
= 30.720 bakteri
Contoh & Pembahasan 4Peluruhan Dosis Obat

Dosis awal obat 50 mikrogram, meluruh setengahnya setiap jam. Berapa sisa dosis setelah 3 jam?

Model: f(x) = 50 · (0,5)ˣ
f(3) = 50 × (0,5)³ = 50 × 0,125
= 6,25 mikrogram
Latihan Cepat

1. Kultur bakteri berjumlah 100 dan berlipat dua setiap jam. Setelah 4 jam, banyak bakteri adalah…

Pembahasan: f(4) = 100 × 2⁴ = 100 × 16 = 1.600.

2. Dosis obat 80 mg meluruh setengahnya setiap jam. Sisa dosis setelah 3 jam adalah…

Pembahasan: f(3) = 80 × (0,5)³ = 80 × 0,125 = 10 mg.
Eksponen · Bagian 4

Bentuk Akar

Pangkat pecahan dan bentuk akar adalah dua wajah dari hal yang sama. Memahami hubungannya memudahkan kita menyederhanakan sekaligus merasionalkan bentuk akar.

Hubungan Pangkat & Akar

Untuk setiap pangkat rasional m/n, dengan m, n bilangan bulat dan n > 0:

am/n = (a)m  atau  am/n = (am)
Contoh & PembahasanMenyederhanakan Bentuk Akar

Sederhanakan (2√x)(3x) untuk x > 0.

(2√x)(3x) = (2x1/2)(3x1/3)
= 2·3·x(1/2 + 1/3) = 6x5/6

Merasionalkan Bentuk Akar

Untuk menghilangkan akar di penyebut, kalikan pembilang dan penyebut dengan bentuk sekawan.

a / √b = (a√b) / b
c / (√a + √b) → kalikan dengan (√a − √b) / (√a − √b)
Latihan Cepat

1. Bentuk sederhana dari √50 adalah…

Pembahasan: 50 = 25 × 2, sehingga √50 = √25 × √2 = 5√2.

2. Rasionalkan bentuk 4/√2.

Pembahasan: 4/√2 × √2/√2 = 4√2/2 = 2√2.
Logaritma · Bagian 1

Definisi Logaritma

Saat mencari berapa waktu dibutuhkan agar bakteri mencapai jumlah tertentu, kita justru mencari pangkatnya — bukan hasilnya. Logaritma adalah operasi kebalikan (invers) dari eksponen untuk menjawab pertanyaan semacam ini.

Definisi
alog b = c  ⇔  b = ac

a = bilangan pokok (basis), b = numerus, c = hasil logaritma. Syarat: a > 0, a ≠ 1, b > 0.

Konverter Eksponen ⇄ Logaritma

Interaktif

Masukkan basis (a) dan pangkat (x), lihat otomatis bentuk eksponen dan bentuk logaritmanya.

Bentuk eksponen: 2⁵ = 32
Bentuk logaritma: ²log 32 = 5
Latihan Cepat

1. Bentuk logaritma dari 2⁵ = 32 adalah…

Pembahasan: b = aᶜ ⇔ ᵃlog b = c, sehingga 2⁵=32 ⇔ ²log 32 = 5.

2. Jika ³log x = 4, maka x = …

Pembahasan: ³log x = 4 ⇔ x = 3⁴ = 81.
Logaritma · Bagian 2

Sifat-sifat Logaritma

Karena logaritma adalah invers eksponen, sifat-sifatnya berpasangan dengan sifat eksponen: penjumlahan pangkat menjadi perkalian numerus, dan sebaliknya.

1
alog a = 1
2
alog 1 = 0
3
alog aⁿ = n
4 · Perkalian → penjumlahan
alog (b×c) = alog b + alog c
5 · Pembagian → pengurangan
alog (b/c) = alog b − alog c
6 · Pangkat numerus
alog bⁿ = n·alog b
7 · Ganti basis
alog b = mlog b / mlog a
8 · Rantai basis
alog b × blog c = alog c
Contoh & PembahasanSifat Penjumlahan

Sederhanakan ²log 16 + ²log 8.

²log 16 + ²log 8 = ²log (16 × 8) = ²log 128
128 = 2⁷, sehingga ²log 2⁷ = 7 · ²log 2
= 7 × 1 = 7
Latihan Cepat

1. ²log 16 + ²log 8 = …

Pembahasan: hasil kali numerus 16×8=128=2⁷, sehingga ²log128 = 7.

2. ³log 81 = …

Pembahasan: 81 = 3⁴, sehingga ³log 81 = 4.

3. Jika ᵃlog b = 2 dan ᵃlog c = 3, maka ᵃlog (b×c) = …

Pembahasan: ᵃlog(b×c) = ᵃlog b + ᵃlog c = 2 + 3 = 5.
Logaritma · Bagian 3

Aplikasi Logaritma dalam Kehidupan

Logaritma banyak dipakai untuk mencari waktu atau tingkatan dari suatu proses eksponensial — mulai dari bunga tabungan sampai skala kekuatan gempa bumi.

Kalkulator Bunga Majemuk

Interaktif

Berapa lama modal harus disimpan agar mencapai target tertentu? Mₜ = M₀(1 + i)ᵗ, diselesaikan dengan logaritma.

9.000.000 = 3.000.000(1,05)ᵗ
t = log 3 / log 1,05 ≈ 22,5 tahun

Kalkulator Magnitudo Gempa

Interaktif

Skala Richter: M = log(I / I₀), dengan I intensitas gempa dan I₀ intensitas ambang batas.

M = log(5.011.872) ≈ 6,7 SR
Contoh & PembahasanTabungan Berbunga

Arif menabung Rp3.000.000 dengan bunga 5% per tahun. Berapa lama agar tabungannya menjadi 3 kali lipat?

9.000.000 = 3.000.000 (1,05)ᵗ → 3 = (1,05)ᵗ
log 3 = t · log 1,05
t = log 3 / log 1,05 = 0,4771 / 0,0212 ≈ 22,5 tahun
Latihan Cepat

1. Modal awal Rp1.000.000 berbunga 10%/tahun. Perkiraan waktu agar menjadi 2 kali lipat adalah…

Pembahasan: 2 = (1,1)ᵗ → t = log2/log1,1 ≈ 7,27 tahun.

2. Gempa dengan intensitas 1.000 × I₀ memiliki magnitudo…

Pembahasan: M = log(1000) = log(10³) = 3.
Evaluasi

Kuis Akhir Bab

Delapan soal berikut menggabungkan seluruh materi eksponen dan logaritma. Jawaban akan langsung diperiksa dan skor terus diperbarui.

Skor: 0 / 8

1. Nilai dari 2⁻⁴ adalah…

Pembahasan: 2⁻⁴ = 1/2⁴ = 1/16.

2. Sederhanakan (3²)³.

Pembahasan: kalikan pangkat, 2×3=6, sehingga 3⁶=729.

3. Bentuk akar dari 52/3 adalah…

Pembahasan: aᵐ/ⁿ = ⁿ√(aᵐ), sehingga 5²ᐟ³ = ³√(5²) = ³√25.

4. Populasi bakteri awal 200 berlipat 3 kali tiap jam. Setelah 2 jam, populasi menjadi…

Pembahasan: f(2) = 200 × 3² = 200 × 9 = 1.800.

5. Fungsi f(x) = n·aˣ disebut peluruhan eksponen jika…

Pembahasan: peluruhan terjadi saat basis pecahan antara 0 dan 1.

6. Bentuk logaritma dari 5³ = 125 adalah…

Pembahasan: b=aᶜ ⇔ ᵃlog b = c, sehingga 5³=125 ⇔ ⁵log125=3.

7. Nilai dari ⁴log 64 adalah…

Pembahasan: 64 = 4³, sehingga ⁴log64 = 3.

8. Sifat ᵃlog(b/c) sama dengan…

Pembahasan: logaritma dari pembagian menjadi pengurangan logaritma.